Sabtu, 22 Oktober 2011

TINJAUAN MENYELURUH PROSES BISNIS DAN E-BUSINESS


1.      Tinjauan Menyeluruh Proses Bisnis.

Hal 26-27
Pada dasarnya akuntansi adalah suatu system informasi, dan sangat penting bagi para akuntan untuk mengetahui bagaimana system informasi beroperasi. Pengetahuan seperti itu memungkinkan mereka untuk menyediakan jasa konsultasi dan desain system, serta untuk memenuhi peran mereka sebagai evaluator dan auditor.

PEDOMAN MENGAKUI KEJADIAN
Anda sering kali perlu mengidentifikasi kejadian. Biasanya banyak karyawan/departemen dalam suatu perusahaan terlibat dalam proses pendapatan dan pemerolehan. Pedoman berikut berfokus pada pergeseran proses bisnis untuk mengidentifikasi kejadian. Sering kali proses di hentikan dan di mulai lagi di lain waktu.

Pedoman 1: Kenali kejadian pertama dalam suatu proses ketika seseorang atau suatu department dalam sebuah organisasi menjadi bertanggung jawab terhadap suatu aktifitas. Mengidentifikasi proses di mulai ketika  seseorang/departemen dalam organisasi menjadi aktif. Dan selanjutnya yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut, disebut sebagai agen internal. Sebagai contoh, seseorang pelanggan boleh membaca catalog, menantikan layanan, atau melihat-lihat produk di suatu took sebelum dia berinteraksi dengan seorang karyawan perusahaan.

Pedoman 2: Abaikan aktifitas yang tidak memerlukan keikutsertaan agen internal. Pedoman ini mirip dengan pedoman 1, kecuali bahwa pedoman ini berlaku untuk aktifitas yang terjadi kapan saja dalam suatu proses. Sebagai contoh: seorang pelanggan menyewa mobil untuk dua minggu. Meskipun pelanggan mungkin telah mengemudikan mobil sejauh ribuan mil, membeli bahan baker, dan memperbaiki ban yang bocor . Aktifitas ini tidak di ketahui oleh pihak perusahaan dan di luar kendali perusahaan.

Hal 28
Pedoman 3: Kenali suatu kejadian baru ketika tanggung jawab di pindahkan dari satu agen internal ke agen internal lainnya. Ketika tanggung jawab untuk aktifitas di suatu proses bergeser dari satu agen internal ke yang lainnya, biasanya terjadi perubahan yang signifikan.

Pedoman 4: Kecuali kejadian baru ketika suatu proses sudah di sela/di interupsi dan dilanjutkan kemudian oelh agen internal yang sama. Setelah interupsi,seseorang di luar organisasi atau proses itu mungkin memulai proses tersebut. Sebagai alternative prose situ dilanjutkan pada suatu waktu yang sudah di jadwalkan. Kadang-kadang agen internal melengkapi seperangkat aktifitas kemudian menunggu sebelum melanjutkan proses. Pada umumnya , proses itu di lanjutkan dalam dua arah:
(1) seseorang/organisasi di luar perusahaan memulai kelanjutan dari dua proses. Contoh dari pemrosesan ini di asumsikan bahwa seorang pelanggan peri ke bagian referensi dalam sebuah perpustakaan dan meminjam buku baru selama dua jam. Seperti pada pedoman 1 dan pedoman 2, kita tidka memusatkan perhatian pada pemakaian buku oleh anggota dalam dua jam itu. Dari perspektif perpustakaan, proses adalah “dipinjam” dan sampai belanjut pada pengembalian buku.
            Hal 29
            (2)Proses berlanjut pada suatu waktu yang terjadwal. Situasi lain pada pedoman bermanfaat adalah ketika suatu proses bisnis di hentikan, kemudian di lanjutkan pada suatu waktu yang terjadwal. Sebagai contoh , Kas mungkin dikumpulkan sepanjang hari. Kasir mengumpulkan kas, merekam pengumpulan dan menyimpan kas pada suatu tempat yang aman. Kasir melakukan proses akhir yaitu dengan menyiapkan slip penyetoran dan memberi slip penyetoran/kas kepada org yg bertanggung jawab melakukan penyetoran.

Pedoman 5: Gunakan satu nama kejadian dan uraian yang mencerminkan sifat umum dari kejadian  itu. Pilihlah sebuah nama untuk kejadian yang ringkas dan mencerminkan tujuan utama dari kejadian.



Hal 236
2.  E-BUSINESS
E-business terdiri atas semua jenis pertukaran elektronik dengan pelanggan dan pemasok maupun operasi dan komunikasi bisnis internal.

DASAR – DASAR E-BUSINESS
            Aplikasi yang biasa di gunakan adalah peranti lunak(DBMS relasional ataupun akuntansi). E-business memerlukan interaksi sedikitnya antara 2 komputer dan sehingga memerlukan sedikitnya 2 peranti lunak. Peranti lunak klien(browser web) mengirimkan sebuah permintaan atas informasi ke server. Peranti lunak pada server memproses permintaan dan mengembalikan dokumen yang sesuai ke browser. Bahasa umum yang di gunakan browser dan server adalah Hypertext markup language(HTML). HTML merupakan markup yang menyediakan label standard untuk menstruktur dokumen. Hypertext markup language di guanakan untuk menstardardisasi pertukaran dokumen di web.

Hal 240
HALAMAN WEB STATIS DAN DINAMIS UNTUK APLIKASI E-Business
            Halaman web statis(static web page) merupakan halaman yang dibuat di HTML yang tidak berubah secara otomatis sebagai respon atas permintaan pengguna atau sebagai akibat dari perubahan informasi yang mendasari.
            Halaman web statis memberikan cara yang mudah dan berbiaya rendah dalam menyajikan informasi tentang perusahaan, produknya dan cara untuk menghubungi perusahaan. Halaman web ditingkatkan dengan memasukan e-mail untuk para pelanggan kepada perusahaan.
            Halama web statis sangat sulit untuk tetap baru di karenakan perubahan pada persediaan baru atau menghapus barang persediaan. Dan akan memerlukan penulisan ulang pada halaman HTML yang mendaftar produk untuk di jual. Masalah lain web statis adalah bahwa halaman web statis tetap sama bagi semua yang melihat. Tidak mudah mendapatkan informasi produk dengan cara lain(misalnya, daftar semua publikasi oleh pengarang tertentu). Arsitektur untuk halaman web statis terbilang mudah. Arsitektur ini terdiri atas hanya dua system-browser web(klien) pengguna dan server web perusahaan.

HALAMAN WEB DINAMIS(dynamic web page)
            Halaman web dinamis terhubung dengan basis data real-time. Kapan pun pengguna meminta informasi, halaman web HTML dibuat secara otomatis dengan informasi yang di ambil dari basis data. Jadi informasi yang di sediakan bersifat baru seperti basis data perusahaan. Karena ini adalah basis data yang sama yang akan di gunakan untuk pemrosesan pesanan aktivitas bisnis lainnya, basis data biasanya bersifat cukup baru. Halaman web dinamis lebih mahal untuk mendesainya tetapi bias menambah nilai bagi rantai nilai perusahaan dengan membuat pemesanan lebih mudah bagi pelanggan dan pengambilan pesanan untuk pemasok jadi lebih mudah.
            Halama web dinamis memerlukan 3 lapisan arsitektur:
  1. Lapisan klien => terdiri atas peranti lunak browser yang di jalankan pada PC pengguna.Pengguna memilih alamat situs web, dan browser klien mencari situs web. Server web di situs tersebut mengirimkan halaman web ke klien dalam format HTML.
  2. Lapisan menengah => Berinteraksi dengan lapisan klien maupun basis data back-end. ASP(Active Server Pages) Microsoft adalah salah satu teknologi yang digunakan untuk membuat dokumen HTML secara dinamis. Halaman ASP dapat mengakses informasi dari basis data, menaikan (mark up) informasi sebagai HTML, dan mengirim informasi ini ke klien. Lapisan menengah menggunakan antarmuka(interface) standard seperti ODBC(Open Basis Data Connectivity) untuk berinteraksi dengan basis data server. Sebagai contoh meminta koneksi dengan basis data, mengeluarkan permintaan atas data dan mengembalikan hasil dan kesalahan. ODBC memungkinkan aplikasi untuk berinteraksi dengan berbagai produk DBMS  yang menggunakan SQL. Oleh karena itu, jika perusahaan mengganti peranti lunak basis data sekarang dengan yang baru, aplikasi di server web atau mesin klien tidak akan memerlukan perubahan yang besar.
  3. Lapisan bawah => atau server basis data menyimpan basis data dan peranti lunak manajemen basis data. Lapisan bawah memproses permintaan SQL yang di kirimkan oleh lapisan menengah dan merespon dengan mengirimkan data yang diminta ke lapisan menengah atau dengan memperbarui basis data(contoh,mencatat pesanan pelanggan).
Hal 243
Tiga lapisan tersebut tidak perlu di terapkan pada computer yang berbeda,meskipun kesepakatan ini bersifat umum. Lapisan pertama dan kedua dapat di terapkan pada satu computer, atau lapisan kedua dan ketiga di satu computer.

E-Business dan Proses Bisnis
            Interaksi dengan pelanggan di sepanjang proses pendapatan. E-business dapat di gunakan untuk meningkatkan pengetahuan pelanggan mengenai produk perusahaan.
            Lillian Vernon Corporation mengembangkan keberadaan online yang tepat untuk ukuran bisnisnya sebesar kurang dari $100.000 dan dalam waktu kurang dari delapan minggu. Wakil direktur Lillian Venon menyatakan bahwa pemilihan pemasok yang cermat dan komunikasi yang jelas mengenai kebutuhan-kebutuhan dapat mengurangi biaya pengembangan aplikasi e-commerce.

Hal 244
Berinteraksi dengan pemasok. Sektor bisnis juga memfokuskan pada konsep manajemen rantai nilai. Penekanannya adalah pada persekutuan pemasok dan tidak hanya membuat keputusan yang baik secara internal(contoh, kapan memesan atau dari siapa memesan).
            Situs web yang di rancang untuk memberikan akses aman ke informasi perusahaan untuk mitra dagang terpilih di sebut ekstranet(extranet). Ekstranet GE memungkinkan pengguna untuk menghasilkan pesanan pembelian dan faktur, mengirim e-mail,membagi dokumen, mengakses data penentuan harga dan prakiraan penjualan, serta melihat spesifikasi. Subway adalah contoh lain dari organisasi yang menggunakan teknologi ekstranet untuk meningkatkan pelacakan pembelian, pengendalian biaya, dan keamanan makanan. Ekstranet subway memungkinkan bisnis untuk mengikuti pasokan dari titik pesanan sampai tiba di restoran tujuan. Sistem di harapkan menghasilkan penghematan tidak hanya waralaba tetapi juga bagi pabrikan dan distributor.
            Operasi internal selain berkomunikasi dengan pelanggan, perusahaan dapat menggunakan teknologi internet untuk operasi internal dan pengembalian keputusan. Organisasi menggunakan intranet dengan berbagai cara. Empat jenis umum penggunaan adalah komunikasi internal, pekerjaan kolaboratif/kooperatif, akses ke basis data, dan arus kerja. Salah satu penggunaan intranet paling awal adalah membuat informasi perusahaan tersedia secara elektronik tanpa harus mengirim banyak dokumen kertas. Sebagai contoh perusahaan dapat mengirim informasi tentang program bonus dan lowongannya di halaman web yang dapat di akses karyawan. Perusahaan juga menggunakan intranet untuk memfasilitasi komunikasi dan kolaborasi antar karyawan melalui e-mail, forum diskusi, dan aplikasi pembagian dokumen. Aplikasi arus kerja yang melibatkan pemrosesan transaksi(contoh, penggantian biaya perjalanan) juga dapat di buat di intranet perusahaan. Akses ke intranet terbatas dari luar perusahaan oleh firewall. Firewall adalah kumpulan komponen yang di tempatkan antara jaringan internal perusahaan dan jaringan eksternal, khususnya internet, untuk membatasi jenis lalu lintas yang dapat melintas dari satu sisi ke sisi yang lain.

DAFTAR PUSTAKA : sistem informasi akuntansi = cengage leaning. edisi 1 & 2.
DASARATHA V.rama/redick 1 jones. Penerbit : Salemba empat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar